Ada sesuatu hal yang sangat istimewa dalam dunia sufi. Yaitu apa yang disebut dengan dzikir khofi/dzikir rahasia, secara mudahnya kita sebut saja dengan dzikir otomatis. Karena memang sifatnya yang terjadi secara otomatis berbunyi sendiri di dalam hati tanpa diusahakan sama sekali oleh si empunya dzikir ini.
Dzikir otomatis adalah karunia Allah
Memang benar bahwa dzikir khofi ini adalah murni karunia, pemberian dari Allah. Sebagai wujud ganjaran dari keseriusan dalam mujahadah kepadaNya. walladziina jaahaduu fiina lanahdiyannahum subulanaa. Orang-orang yang serius mujahadah/bersungguh-sungguh kepada Kami, benar-benar Kami bimbing ke jalan-jalan Kami.
Mujahadah
Agar bisa memperoleh kemulyaan berupa anugerah dzikir otomatis ini, maka seseorang dituntut untuk berjuang/mujahadah secara intensif sehingga mencapai kehormatan ini. Barangkali bisa agak lama. Insya Allah tidak sampai setahun, karena banyak yang memperoleh hanya dalam masa beberapa bulan saja. Bahkan bisa dalam hitungan mingguan, tergantung pada niat/kesungguhan, dan kepercayaannya yang besar pada Allah dari si pelaku dzikir ini.
Nglimpruk adalah cara termudah
Ada cara yang paling mudah dan sangat ringan untuk mencapai dzikir khofi. Yaitu dengan cara melatih penyerahan total pada Allah baik tubuh fisik maupun batin, nglimpruk di hadapan Allah.
Kita tinggal berbaring/duduk dengan rileks dan kendor sekendor-kendornya. Serahkan semua organ tubuh fisik maupun batin pada Allah. Biarkan saja. Apapun yang dilakukan oleh Allah saat ini [saat latihan], terima saja 100 persen. Jangan protes sedikitpun. Katakan langsung pada Allah." Ya Allah, aku kembalikan semua bagian dari tubuhku, fisik maupun batin kepadaMu. Aku terima apapun yang Kau timpakan padaku saat ini padaku. Tanpa protes sedikitpun."
Lalu tenggelamlah dalam diam/thumakninah. Perhatikan dan rasakan apa yang ditaqdirkan, dilakukan, ditimpakan oleh Allah pada tubuh, pikiran, perasaan, tangan, kaki, dada. Dan terima semua itu. Kalau ada rasa enak, rasa melayang, rasakan itu dan nikmati. Kalau ada rasa sakit, pegal-pagal, terima itu. Katakan pada Allah langsung. Aku terima rasa tidak nyaman ini Ya Allah. Aku terima semata-mata karena Engkau. Aku ridho kepadaMu 100 persen.
Lalu tenggelamlah dalam diam, diam tafakkur/memikirkan perbuatan Allah saat ini.
Asalkan kita paham dengan tips ini. Dan mau melatih. Insya Allah, dzikir otomatis/khofi, muncul dengan sendirinya. Tepatnya dimunculkan oleh Allah. Secara tiba-tiba lisan berucap Allah, Allah,Allah dengan sendirinya. Kadang La ilaha illallah, la ilaaha illallah, la ilaha illallah. Dan seterusnya.
Senin, 01 Februari 2010
Kamis, 21 Januari 2010
Nglimpruk di hadapan Allah
Dalam pelatihan shalat khusyu' yang pernah ane ikuti. Kata kata ini agak sering disebut-sebut. Mungkin untuk beberapa peserta kata kata ini biasa saja. Tidak berarti apa-apa. Padahal kalau bisa memahami, kata kata ini bila dipraktekkan akan mempunyai dampak yang sangat luar biasa pada diri si pelaku. Daya daya uluhiah {the power of surrender} akan mengalir dengan sangat deras melewati sekujur tubuh.
Nglimpruk adalah bahasa jawa yang berarti relaksasi yang dalam. Seperti orang yang kelaparan sehingga lemas sekujur tubuh. Tidak ada ruas tubuh kecuali semuanya kendor sekendor-kendornya.Tapi ada perbedaan antara lemas karena kelaparan dan lemas dalam latihan ini. Lemas karena lapar adalah karena keterpaksaan. Sementara dalam latihan ini adalah dalam arti membiarkan secara sukarela apapun yang terjadi, yang menimpa diri mengalir dengan lancar tanpa ada tahanan mental sedikitpun. Jadi ada kesengajaan hati untuk menerima apapun yang terjadi terhadap diri, lahir maupun batin.
Di hadapan Allah
Ini faktor terpenting dalam latihan kita. Ini juga yang membedakan antara relaksasi kita dengan aliran meditasi relaksasi non islam.
Nglimpruk yang sengaja kita lakukan bukan tanpa arah. Tapi kita serahkan secara total diri baik lahir maupun batin kepada Allah seutuhnya.
Prakteknya
Bisa dengan duduk ataupun berbaring. Pada prinsipnya segala keadaan bisa dipakai sebagai latihan ini. Sekedar contoh sambil berbaring. Rebahkan tubuh secara ringan dan kendor di tempat tidur. Biarkan seluruh tubuh kendor di tempatnya sendiri-sendiri. Kepala kendor. Punggung kendor. Pantat kendor. Betis kendor. Seluruh tubuh kendor. Biarkan daya tarik bumi terasa menarik, menyedot tubuh menghunjam ke dalam bumi. Menyerahlah secara total pada daya tarik bumi itu, karena secara hakekat Allah lah yang menarik kita.
Ya, berpikirlah secara tauhid. Yakinkan dalam hati bahwa apapun yang terjadi dalam latihan ini [rasa ditarik] adalah atas izin dan taqdir Allah. Ya, Allah lah yang memperlakukan kita sekehendaknya. Kita hanya menjadi saksi atas perbuatannya saat ini.
Manfaat latihan ini
Dua jenis kesehatan kita peroleh. Secara fisik karena hambatan hambatan energi terlepaskan. Aliran darah menjadi lebih lancar. Secara batin karena cahaya ilahi mengaliri sekujur tubuh karena hati yang berpegang pada tauhid/dzikir/nyambung pada Allah.
Betapa indahnya iman pada Allah
Semakin sering kita praktek latihan ini, semakin pekalah kita dengan getaran getaran ilahi. Tentu ini bukan hanya bagus, tapi bagus sekali. Pelajaran pelajaran ilahi bakal banyak diterima. Kebenaran tauhid akan nampak sangat jelas. Imanpun bertumbuh mekar di dalam hati. Rasa cinta kepada Allah akan secara otomatis merekah dengan indahnya menghiasi kehidupan.
Lezatnya iman benar benar terasa sangat nyata.
Ternyata Allah benar-benar ada.
Subhanallah!
Nglimpruk adalah bahasa jawa yang berarti relaksasi yang dalam. Seperti orang yang kelaparan sehingga lemas sekujur tubuh. Tidak ada ruas tubuh kecuali semuanya kendor sekendor-kendornya.Tapi ada perbedaan antara lemas karena kelaparan dan lemas dalam latihan ini. Lemas karena lapar adalah karena keterpaksaan. Sementara dalam latihan ini adalah dalam arti membiarkan secara sukarela apapun yang terjadi, yang menimpa diri mengalir dengan lancar tanpa ada tahanan mental sedikitpun. Jadi ada kesengajaan hati untuk menerima apapun yang terjadi terhadap diri, lahir maupun batin.
Di hadapan Allah
Ini faktor terpenting dalam latihan kita. Ini juga yang membedakan antara relaksasi kita dengan aliran meditasi relaksasi non islam.
Nglimpruk yang sengaja kita lakukan bukan tanpa arah. Tapi kita serahkan secara total diri baik lahir maupun batin kepada Allah seutuhnya.
Prakteknya
Bisa dengan duduk ataupun berbaring. Pada prinsipnya segala keadaan bisa dipakai sebagai latihan ini. Sekedar contoh sambil berbaring. Rebahkan tubuh secara ringan dan kendor di tempat tidur. Biarkan seluruh tubuh kendor di tempatnya sendiri-sendiri. Kepala kendor. Punggung kendor. Pantat kendor. Betis kendor. Seluruh tubuh kendor. Biarkan daya tarik bumi terasa menarik, menyedot tubuh menghunjam ke dalam bumi. Menyerahlah secara total pada daya tarik bumi itu, karena secara hakekat Allah lah yang menarik kita.
Ya, berpikirlah secara tauhid. Yakinkan dalam hati bahwa apapun yang terjadi dalam latihan ini [rasa ditarik] adalah atas izin dan taqdir Allah. Ya, Allah lah yang memperlakukan kita sekehendaknya. Kita hanya menjadi saksi atas perbuatannya saat ini.
Manfaat latihan ini
Dua jenis kesehatan kita peroleh. Secara fisik karena hambatan hambatan energi terlepaskan. Aliran darah menjadi lebih lancar. Secara batin karena cahaya ilahi mengaliri sekujur tubuh karena hati yang berpegang pada tauhid/dzikir/nyambung pada Allah.
Betapa indahnya iman pada Allah
Semakin sering kita praktek latihan ini, semakin pekalah kita dengan getaran getaran ilahi. Tentu ini bukan hanya bagus, tapi bagus sekali. Pelajaran pelajaran ilahi bakal banyak diterima. Kebenaran tauhid akan nampak sangat jelas. Imanpun bertumbuh mekar di dalam hati. Rasa cinta kepada Allah akan secara otomatis merekah dengan indahnya menghiasi kehidupan.
Lezatnya iman benar benar terasa sangat nyata.
Ternyata Allah benar-benar ada.
Subhanallah!